Katalog Oriflame edisi Januari 2012

<a href=" Oriflame Sweden

Oriflame Sweden

” title=”Katalog Oriflame edisi Januari 2012″>Katalog Oriflame edisi Januari 2012

Hanya..

Hanya orang yang bodoh yang mengalami kesalahan yang sama untuk kesekian kalinya….

Hanya orang yang tidak pernah belajar yang tidak pernah mengerti apa yang ia tau…

Hanya orang yang rugi yang bila hari ini lebih buruk dari hari kemarin…

Hanya orang yang sia-sia yang tidak berguna untuk orang lain…

Hanya orang yang tidak berharga yang kehadirannya tidak dirasakan oleh orang lain…

Hanya orang yang sial bila ia hanya mampu mengharapkan tanpa bisa mewujudkan…

dan…

Hanya orang yang merana yang terlalu sering mencintai tanpa dicintai…

Original from: VieThA

The Princess Diaries 2 and me

Liat film The Princess Diaries 2: Royal Engagement untuk yang kedua kalinya. Baru saja merasakan bagaimana perasaan gadis yang beranjak dewasa. Atau nyaris dewasa.

Ooooppppssss…

Bukan bermaksud hendak membandingkan diri dengan Mia, sang putri yang harus naik tahta saat berusia 21 tahun lho…

Yang pertama, aku bukan keturunan raja. So, tidak akan pernah menjadi putri dan naik tahta menjadi ratu.

Yang kedua, I’m Indonesian not American

Yang ketiga, aku ada dalam dunia nyata sedangkan Mia hanya ada di dalam film.

Tapi satu hal yang mungkin sama antara aku dan Mia: never been in love until 21.

Itulah yang membuatku tertarik dengan film ini. Bukan hanya settingnya bagus dan remaja banget… Tapi bagaimana seorang gadis yang beranjak remaja menggunakan hatinya untuk memutuskan hal2 yang menurutnya terbaik. Dengan hatinya, ia mengubah aturan yang sudah ada menjadi aturan yang lebih baik dan lebih bisa diterima akal sehat.

Dan satu hal lain yang membuatku tertarik adalah bahwa setiap gadis (termasuk aku) bisa menjadi seorang puteri. With my own way, absolutely.. SEmua gadis itu puteri untuk diri mereka sendiri. Dan bisa mendapatkan pangeran mereka. Their own prince. Karena segala hal diputuskan oleh diri kita sendiri. Dan perempuan memiliki nilai khusus karena ia selalu menggunakan hati mereka untuk memutuskan segala hal

Just follow your heart, you will find anything in your life…

We were given:

We were given:

Two hands to hold.

Two legs to walk.

Two eyes to see.

Two ears to listen.

But why only one heart? Because the other was given to someone else. For us to find.

sumber: http://www.flickr.com/photos/kell12/3645546550/

Future

Sekian lama hidup di dunia….

Kenapa ya aku merasa semuanya masih antara ya dan tidak…

Bukan karena aku tidak tahu apa yang aku inginkan dalam hidupku. Menurutku banyak orang yang hidup tidak sesuai dengan mimpinya karena lingkungan atau sistem yang ada disekitarnya menganggap bahwa ia baik jika melakukan hal yang biasa ada. Bukan berusaha membuat seseorang tumbuh dengan mimpinya sendiri.

Aku berada dalam jenjang yang sedang membentuk mimpi yang aku inginkan untuk masa depanku.

Sekarang masih kuliah yang tinggal menghitung hari, setelah itu lanjut ke profesi….

Kebanyakan berpikir setelah lulus mau kemana? Mencari kerja di rumah sakit atau daftar PNS… Tapi apakah semua harus begitu…??? Karena setiap manusia punya mimpi yang berbeda… Tidak harus sama….

Semua hal ini membuatku meninjau ulang apa yang harus aku lakukan dalam waktu yang cukup singkat (1 tahun)

It’s Time to Move Forward

OPINI

It’s Time to Move Forward


Berikan aku 10 pemuda maka aku akan goncangkan dunia (Soekarno)

Mahasiswa. Sebuah kata yang sudah sangat kita kenal. Banyak orang bilang bahwa mahasiswa adalah aset negara. Sejarah membuktikan bahwa era baru peradaban bangsa ini dimulai dari para mahasiswa. Sejarah menyatakan bahwa bangsa ini dimulai dari perjuangan para mahasiswa, misalnya STOVIA dan perjuangan para mahasiswa untuk memperjuangkan reformasi.

Mahasiswa memang berperan, tetapi sejauh mana? Hanya masing-masing individu yang tahu jawabannya. Yang pasti setiap manusia memiliki kesempatan untuk mengubah dunia. Namun, diantara peran-peran yang ada, mahasiswa kesehatan tentu memiliki peran yang sangat penting untuk perkembangan bangsa ini. Masalah kesehatan yang dialami bangsa ini sangat kompleks, mulai dari kematian bayi baru lahir hingga penyakit menular. Masalah-masalah tersebut tidak akan habis dibahas hanya dalam hitungan hari. Namun, cobalah berpikir positif. Jadikan masalah-masalah yang ada sebagai peluang untuk memotivasi kita dalam membantu meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Mengapa mahasiswa kesehatan? Karena kita dicetak untuk melayani masyarakat. Kita dibentuk menjadi manusia yang ada di garis terdepan dalam menciptakan masyarakat yang lebih berkualitas. Hal ini tidak berlebihan karena jika setiap warga negara kuat, maka negarapun akan menjadi negara yang kuat. Selain itu, mahasiswa juga berperan sebagai Agent of change (agen perubahan) dimana ditangan mahasiswa-lah perubahan sistem kesehatan menjadi mungkin dan perubahan perilaku kesehatan masyarakat menjadi hal yang bukan sekedar harapan. Namun, peran mahasiswa tidak hanya berhenti disitu. Era global menantang setiap individu untuk bisa menatap dunia dengan lebih luas. Bertarung dengan dunia untuk menujukkan eksistensinya. Sudah siapkah Anda?

Pertanyaan yang berat, memang. Namun, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Butuh keyakinan dan keberanian untuk berpindah ke pemikiran yang luas. Butuh kemampuan yang keras untuk bisa berpindah dari keadaan yang selama ini kita pijak. It’s time to move forward!!!

Kontribusi mahasiswa yang besar tentunya tidak akan pernah terwujud tanpa kesadaran dan perjuangan setiap individu. Dibutuhkan semangat mental positif dan karakter yang tangguh bagi mahasiswa untuk menjadi agen perubahan. (Tha)

Versi cetak ada di: buletin MISI

Datang dan Pergi….

Saat di dalam hidupmu kau menemukan banyak orang…

Banyak orang datang dan pergi….. Ada yang menyayagimu….. Ada yang memusuhimu….. Orang yang dekat tapi tiba2 menjauh…. Atau orang yang jauh tapi tiba-tiba akrab denganmu…

Bagiku…

Hal seperti itu sangat biasa….

Anggaplah itu sebagai hal yang wajar….

Sakit? Memang.

Aku pernah tiba2 dilupakan tanpa aku tahu sebenarnya apa yang membuat semua ini terjadi… Tanpa aku tahu sebenarnya apa masalah kami…. Padahal aku sudah menganggapnya seperti saudaraku…

Tapi bagiku…

Hilang satu tumbuh seribu. Ketika satu orang pergi, akan muncul banyak orang yang mungkin bahkan lebih baik dari yang kau bayangkan…

Karena masalah sebenarnya hanya ada padamu…

Jangan pernah berkecil hati hanya karena tiba-tiba dilupakan….

Ingat, kau tetap utuh sebagai dirimu dengan atau tanpa orang lain.

-Vita-